Belasan Siswa SMP dan Baby Sister di Tuban Alami Gejala Mual dan Gatal Usai Konsumsi MBG

Vian
Siswi SMP saat dirawat di Puskesmas Montong, mengalami keluhan mual, pusing dan gatal-gatal usai mengonsumsi menu MBG.

TUBAN, iNewsTuban.id - Belasan siswa SMP Negeri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan seorang babby sister mengalami mual, pusing, hingga gatal-gatal usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis atau MBG, selasa siang. Total sebanyak 14 siswa dan satu orang baby sitter dilaporkan mengalami keluhan serupa dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Montong, Tuban.

Belasan siswa SMP Negeri 1 Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami keluhan mual, pusing dan gatal-gatal usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis pada selasa (27/01/26).

 

 

Menu makanan bergizi gratis sendiri pada hari itu yakni ikan pindang tepung, sayur asem, jagung dan tempe bacem serta buah jeruk.

Sebanyak 14 siswa dari kelas tujuh, delapan dan Sembilan, serta satu orang baby sitter, dilaporkan terdampak dan sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Montong.

Peristiwa ini bermula sejak siang hari, ketika 13 siswa mengeluhkan pusing dan mual setelah menyantap menu MBG. Jumlah pasien kemudian bertambah satu siswi sekitar pukul tiga sore.

 

Tak lama berselang, sekitar pukul lima sore, seorang baby sitter bernama Dini juga mengalami gejala serupa usai menyantap sisa makanan MBG milik anak majikannya yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak.

Sekitar satu jam setelah makan, Dini mengaku merasakan panas di tubuh, mual, serta gatal-gatal pada kulit.

 

 

Sempat mengonsumsi obat herbal, namun karena kondisinya tak kunjung membaik, ia akhirnya memutuskan berobat ke Puskesmas.

Meski demikian, Dini menilai makanan yang dikonsumsinya masih dalam kondisi layak dan tidak berbau.

 

“saya makan itu jam tiga, tiga-an lebih. ikan pindang ini pakai tepung, terus sayur asem, terus tempe bacem, sama jeruk. enggak, makanannya masih enak, enggak basi. oh, cuma pindangnya itu cuma agak gatal gitu aja. ya, paling sekitar satu jaman. enggak pernah alergi ikan. sebenarnya juga biasa soalnya juga pernah kerja di perikanan, makan ikan semua jenis apa pun ya badannya mau, enggak alergi,” ucap Dini.

Sementara itu, petugas Puskesmas Montong, Basuni, menyampaikan pihaknya menerima belasan pasien dengan keluhan serupa.

 

 

“jadi, sekitar jam 12.00 siang datang siswa smp 1 montong, dua orang dengan keluhan merah-merah di kulit, pusing, dan sedikit mual akibat dari makanan mbg yang dibagikan. setelah jam 12.30, datang lagi kira-kira ada 11 anak yang datang dengan gejala yang sama, yaitu juga ada timbul ruam-ruam merah sama pusing dan agak sedikit mual, hampir gejala hampir sama semuanya. alhamdulillah kita tangani dengan pengobatan, gejalanya semuanya alhamdulillah membaik. korbannya ada 14, yang 13 kita sudah pulangkan semuanya dalam keadaan kondisi baik. mudah-mudahan juga tidak terjadi apa-apa, bila memang nanti ada gejala lanjutan, kita kasih saran untuk besoknya dibawa ke puskesmas lagi memang kalau ada gejala mual dan muntah,” ujar Basuni, petugas Puskesmas Montong.

Seluruh siswa telah mendapatkan penanganan medis dan dipulangkan dalam kondisi membaik. Seluruh siswa telah kembali ke rumah masing-masing, sementara satu orang baby sitter masih menjalani perawatan lanjutan di Puskesmas Montong.
 



Editor : Prayudianto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network