Arus Mudik, Jalur Lingkar Selatan Tuban Rusak Parah, Jadi Ancaman Pemudik Lebaran
TUBAN, iNewsTuban.id - Para pemudik yang akan melintasi Jalur Pantura di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diimbau untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, kondisi Jalan Lingkar Selatan atau Ringroad Tuban mengalami kerusakan sangat parah.
Banyak lubang dalam dan permukaan jalan yang bergelombang, sehingga membahayakan pengendara, terutama saat arus mudik lebaran. Selain memicu kemacetan, kerusakan jalan ini juga sering menyebabkan kendaraan mengalami patah as roda, bahkan memicu kecelakaan.

Meski sudah berulang kali diperbaiki, kondisi Jalan Lingkar Selatan atau Ringroad di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kembali mengalami kerusakan parah menjelang musim mudik lebaran.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik kerusakan di sepanjang ruas jalan tersebut. Jalan dipenuhi lubang dalam, permukaan aspal yang tidak rata, serta material pasir yang berserakan di badan jalan.
Kondisi ini sering memicu kecelakaan tunggal, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas.

Jalur sepanjang kurang lebih 21 kilometer yang melingkar di selatan Kabupaten Tuban ini juga kerap menjadi jebakan bagi kendaraan bermuatan berat.
Tak jarang, kendaraan truk atau pick up mengalami patah as roda akibat kondisi jalan yang rusak.
Mirisnya, karena belum ada perbaikan menyeluruh, sejumlah warga yang tinggal di sekitar jalan tersebut berinisiatif menambal lubang dengan material batu kapur secara swadaya.

Namun upaya tersebut hanya bersifat sementara. Ttingginya volume kendaraan yang melintas membuat tambalan jalan kembali rusak dalam waktu singkat.
“sudah lama, sudah diperbaiki... tapi rusak lagi, terus rusak terus. iya, saya belikan. satu... satu kol (mobil pickup). rusak lagi, besoknya rusak lagi. terus rusak terus ini. banyak. rodanya, langsung apa... sempal (patah/lepas) langsung. patah, iya patah. ya, harapannya ya mau itu, disuruh apa... diperbaiki. biar nggak... biar nggak ada yang laka (kecelakaan) lagi. sering. empat kali kali (mungkin). ya sepeda, sepeda juga,” ungkap Ramani, warga sekitar.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban menyatakan akan melakukan perbaikan sementara sambil menunggu anggaran untuk perbaikan secara menyeluruh.
“itu termasuk salah satu tadi yang saya sebutkan sarana, ya. sarana, prasarana, termasuk infrastruktur jalan. saat ini juga sudah dilakukan perbaikan-perbaikan. mungkin di dalam proses-proses perbaikan itu mungkin nanti juga ada adanya rekayasa-rekayasa lalu lintas, tapi insyaallah dalam koridor untuk tidak terjadi kemacetan,” kata Budi Wiyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban.

Kondisi jalan yang rusak ini dinilai semakin mengkhawatirkan menjelang musim mudik lebaran.
Pengemudi dari luar daerah yang tidak mengenal medan diimbau untuk mengurangi kecepatan dan lebih waspada saat melintasi Ringroad Tuban.

Editor : Prayudianto