Meski demikian, Prabowo mengaku sedih harus mencopot orang-orang yang selama ini dipercaya menjalankan tugas negara.
"Saya juga sebetulnya hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih, karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," ujarnya.
Prabowo juga enggan berkomentar lebih jauh mengenai proses hukum yang kini menjerat mantan pimpinan BGN. Dia menegaskan tidak ingin memberikan kesan melakukan intervensi terhadap proses penyelidikan yang sedang berjalan.
"Saya tidak mau banyak komentar, karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu, saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya mempengaruhi," katanya.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
