TUBAN, iNewsTuban.id – Dramatis, seorang anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami luka bakar hampir 70 persen, setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.
Saat kebakaran terjadi, korban diduga sedang sendirian di dalam rumah, karena ibunya pergi ke sawah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung mendobrak pintu rumah dan menyelamatkan korban dari dalam kobaran api.
Kebakaran rumah terjadi di Dusun Dolok, RT 03, RW 05, Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Dalam kejadian ini, seorang anak berkebutuhan khusus berinisial P-M-A (13), mengalami luka bakar hampir 70 persen.
Korban diduga terjebak di dalam rumah, saat api mulai membesar. Ibu korban yang merupakan pemilik rumah, Siswati diketahui sedang pergi ke sawah.
Sementara, pintu rumah dalam kondisi terkunci, karena P-M-A diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus. Warga yang melihat asap dan api mulai membumbung, segera melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
Sambil menunggu petugas tiba, warga berupaya memadamkan api. Mengetahui masih ada korban di dalam rumah, warga langsung mendobrak pintu, kemudian mengevakuasi P-M-A dari dalam rumah yang terbakar. Korban mengalami luka bakar kurang lebih 70 persen.
Sebanyak dua armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Masing-masing 1 unit dari Pos Damkar Rengel dan 1 unit dari Mako Damkar Tuban. Petugas akhirnya berhasil memadamkan api, namun rumah utama beserta isinya mengalami kerusakan parah akibat kebakaran.
“pemilik rumah lagi sedang di sawah. tetangganya tahu kalau ada asap, ada api, kemudian bergegas melaporkan kepada kami. kami minta kepada masyarakat untuk sementara waktu bantu untuk pemadaman sambil kami bergegas untuk menuju lokasi. ya semoga lekas sembuh si adik. ini adik berkebutuhan khusus, kebetulan ditinggal di rumah sendirian,” ujar Sutaji, Kabid Damkar Kabupaten Tuban.
Berdasarkan informasi petugas, kebakaran diduga dipicu konsleting listrik. Kerugian material ditaksir mencapai 70 juta rupiah. Sedangkan aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai 300 juta rupiah. Kini, korban masih mendapatkan perawatan medis. Sementara penyebab pasti kebakaran masih menjadi penanganan pihak terkait.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
