JAKARTA, iNewsTuban.id - Penerapan standar mutu, lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja menjadi bagian yang terus diperkuat PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui keberhasilan TPPI mempertahankan sertifikasi Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT) melalui proses resertifikasi tahun 2026.
Pencapaian tersebut ditandai dengan seremoni penyerahan sertifikat yang berlangsung di Kantor Pusat TPPI, Jakarta, Selasa (22/9). Resertifikasi ini menjadi bagian dari upaya TPPI untuk memastikan sistem manajemen yang diterapkan tidak berhenti pada pemenuhan persyaratan sertifikasi, tetapi terus diterjemahkan ke dalam proses kerja dan menjadi bagian dari budaya perbaikan berkelanjutan.
Sistem Manajemen Terintegrasi TPPI mencakup tiga standar internasional, yaitu ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System/QMS), yang berfokus pada konsistensi kualitas produk dan layanan serta pemenuhan kebutuhan pelanggan; ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan (Environmental Management System/EMS), yang mendukung pengelolaan aspek dan dampak lingkungan serta peningkatan efisiensi; dan ISO 45001 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang menjadi kerangka dalam pengelolaan risiko serta perlindungan keselamatan dan kesehatan pekerja.
Integrasi ketiga standar tersebut memberikan kerangka yang saling melengkapi dalam pengelolaan proses bisnis TPPI. Penerapannya membantu perusahaan menjaga disiplin proses, mengidentifikasi risiko dan peluang perbaikan, serta memastikan aspek mutu, lingkungan, dan K3 menjadi bagian dari pengambilan keputusan dan pelaksanaan kegiatan operasional.
Presiden Direktur TPPI, Iman Syafirman, mengatakan bahwa resertifikasi menjadi refleksi atas konsistensi perusahaan dalam menjaga standar sekaligus mendorong peningkatan kinerja.
“Resertifikasi ini bukan sekadar mempertahankan sertifikat, tetapi menjadi refleksi atas konsistensi TPPI dalam menerapkan standar sistem manajemen di setiap proses kerja. Integrasi aspek mutu, lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja menjadi bagian penting dalam memastikan operasional perusahaan berjalan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus mendorong agar sistem ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja dan membangun budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh lini TPPI,” ujar Iman.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
