Keberhasilan resertifikasi juga menjadi bagian dari perjalanan TPPI dalam membangun sistem kerja yang semakin terstruktur dan konsisten. Dengan pendekatan yang terintegrasi, perusahaan dapat melihat keterkaitan antara kualitas proses, pengelolaan risiko, aspek lingkungan, dan keselamatan kerja sebagai satu kesatuan dalam mendukung keandalan operasional.
General Manager TPPI, Hendra Kurniawan Wijaya, menilai bahwa keberhasilan mempertahankan sertifikasi merupakan hasil dari kontribusi seluruh insan TPPI sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga konsistensinya.
“Pencapaian resertifikasi ini merupakan hasil dari komitmen dan kontribusi seluruh insan TPPI. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi penerapannya dalam aktivitas sehari-hari. Dengan menjadikan sistem manajemen sebagai bagian dari budaya kerja, kita dapat terus meningkatkan kualitas proses, menjaga keselamatan, mengelola aspek lingkungan dengan baik, dan pada akhirnya mendukung kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Hendra.
Dengan diperolehnya sertifikasi hasil resertifikasi tahun 2026, TPPI berkomitmen untuk terus menjaga efektivitas penerapan ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001 serta memperkuat budaya continuous improvement.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya TPPI untuk menjaga keandalan proses, meningkatkan kinerja operasional, dan mendorong penerapan operational excellence secara konsisten di seluruh lini perusahaan.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
