Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tembus 1,65 Persen, Ini Pendorong Inflasi Maret 2025
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Ancaman Resesi Global Disebut Sudah Terasa ke RI, Ini Buktinya

Kamis, 01 Desember 2022 | 21:21 WIB
  • author Michelle Natalia
Dampak Ancaman Resesi Global Disebut Sudah Terasa ke RI, Ini Buktinya
Dunia dihadapkan pada risiko resesi dan gelapnya ekonomi dan reflasi atau ekonomi tumbuh negatif dan inflasi tinggi di 2023. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam level kisaran 5,0-5,3 persen menurut perkiraan beberapa lembaga internasional.

"IMF memperkirakan 5,3 persen, sedangkan Bank Dunia 5,1 persen, sementara ADB di 5,4 persen, Bloomberg Consensus di 5,2 persen, dan OECD di November menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di 5,3 persen," tuturnya.

Sri Mulyani mengatakan, OECD merevisi ke bawah pertumbuhan Indonesia tahun depan, menjadi 4,7 persen, sementara IMF, ADB, Bloomberg Consensus di 5,0 persen dan Bank Dunia 5,1 persen.

"Tentu ini adalah suatu proyeksi yang berdasarkan kemungkinan terjadinya dinamika global yang akan berimbas ke ekonomi kita, dan tentu bagaimana resiliensi atau daya tahan dari faktor-faktor perekonomian dalam negeri kita seperti konsumsi, investasi, maupun dari sisi government spending," ucapnya.



 

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut