Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Oleng Usai Tabrak Pejalan Kaki di Tuban, Pemuda Tewas Terjepit di Kolong Avanza
Advertisement . Scroll to see content

Kakemenag Jatim Serahkan Izin Operasional (IJOP) MI BAS International Islamic School Tuban

Kamis, 13 Februari 2025 | 08:38 WIB
  • author Pipiet Wibawanto
Kakemenag Jatim Serahkan Izin Operasional (IJOP) MI BAS International Islamic School Tuban
Kakemenag Jatim Serahkan Izin Operasional (IJOP) MI BAS International Islamic School Tyban

Tuban, iNewsTuban.id - Penyerahan Izin Operasional (IJOP) MI BAS International Islamic School oleh Ahmad Sruji Bahtiar selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur di Auditorium Ma'had Bahrul Huda. Berbarengan dengan Acara Seminar Pendidikan dan Anugerah Madrasah Inovasi Ke-3.

"Sudah saya siapkan konsep sekaligus indikator pencapaian untuk Madrasah, sehingga bisa dilihat apakah Madrasah ini dalam tingkatan bertahan, berjuang atau bersaing". Jelas Prof. Masykuri dihadapan para peserta seminar yang diikuti Jajaran pegawai Kementerian Agama Tuban, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah se-Kabupaten Tuban.

 

 

Adanya MI BAS International Islamic School sangat disambut baik oleh Kementerian Agama khususnya Kementerian Agama Kabupaten Tuban karena sejalan dengan salah satu moto yang digaungkan Kementerian Agama pada Madrasah yaitu mendunia. 

"Madrasah harus bisa bersaing dikancah internasional, dengan cara meningkatkan mutu pendidikan". Terang Ahmad Sruji Bahtiar.

MI BAS International Islamic School berada dinaungan Yayasan Bahrul Huda merupakan Madrasah yang mengkolaborasikan pembelajaran Islami dengan pelajaran agama (Diniyah), nilai-nilai agama dan pembelajaran umum yang disempurnakan dengan kurikulum Internasional (dalam hal ini bekerjasama dengan Cambridge). 

 

Tentunya dengan fasilitas sarana dan prasarana yang sangat lengkap. 

"Lulusan yang kami harapkan adalah siswa-siswi yang mampu menjawab tuntutan zaman dikancah internasional dengan dibekali kecerdasan agama atau spiritual yang kuat", ucap Gus Syafiq Syauqi selaku Ketua Yayasan Bahrul Huda dalam wawancara.

 

 

MI BAS International Islamic School saat ini sudah mulai masuk pendaftaran untuk angkatan kedua. 

Dengan jumlah siswa dalam satu kelas maksimal 24 siswa tentunya akan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas, tentunya akan berdampak pada kualitas siswa-siswi yang semakin baik. 

Pada akhirnya Madrasah tidak hanya bertahan atau berjuang tapi bisa bersaing dikancah internasional.

 

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut