Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Oleng Usai Tabrak Pejalan Kaki di Tuban, Pemuda Tewas Terjepit di Kolong Avanza
Advertisement . Scroll to see content

Kenalkan Sistem Akademik, PBAK STAI Senori Tuban Siapkan Generasi Religius dan Adaptif

Kamis, 24 September 2026 | 09:00 WIB
  • author Pipiet W
Kenalkan Sistem Akademik, PBAK STAI Senori Tuban Siapkan Generasi Religius dan Adaptif
Digital Transformation: Building a Religious Culture of Digitalization, PBAK STAI Senori Tuban 2026 siapkan generasi religius dan adaptif di tengah transformasi digital.

TUBAN, iNewsTuban.id - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Senori Tuban menegaskan komitmennya menyiapkan generasi mahasiswa yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan fondasi nilai-nilai keagamaan. 

Komitmen tersebut tercermin dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 yang mengangkat tema “Digital Transformation: Building a Religious Culture of Digitalization.”

Sebanyak 205 mahasiswa baru mengikuti rangkaian PBAK yang menjadi gerbang awal mereka memasuki dunia perguruan tinggi. Tidak sekadar mengenalkan sistem akademik dan kehidupan kemahasiswaan, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun cara pandang mahasiswa terhadap tantangan pendidikan, teknologi, dan kehidupan sosial di masa depan.

Tema transformasi digital menjadi semakin relevan ketika perkembangan teknologi tidak lagi hanya memengaruhi cara manusia berkomunikasi, tetapi juga mengubah pola belajar, bekerja, mengakses pengetahuan, hingga membangun relasi sosial.

 

 

Dalam konteks tersebut, STAI Senori Tuban mendorong agar transformasi digital tidak berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat dan platform teknologi. Digitalisasi juga perlu dibarengi dengan budaya religius, etika, tanggung jawab, dan karakter akademik.

Membaca Arah Kampus di Masa Depan

PBAK 2026 menghadirkan Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai keynote speaker.

Dalam pemaparannya, Prof. Sahiron memberikan orientasi mengenai arah kampus dan pendidikan tinggi keagamaan dalam menghadapi masa depan. Mahasiswa didorong untuk melihat perubahan digital bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai ruang baru untuk mengembangkan kapasitas keilmuan dan memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut