Kisah Pardi Sang Pemandu Wisata, Dari Pantai Pangandaran Hingga Alpen Swiss
Ia tak hanya sekadar memandu, tetapi juga berbagi cerita pengalaman hidupnya di negeri yang terkenal dengan cokelat dan jam tangan itu.
“Bagi saya, menjadi tour leader bukan sekadar pekerjaan, tapi bagian dari hidup. Seperti kembali ke masa muda ketika saya pertama kali memandu wisatawan di Pangandaran, apalagi anak-anak sudah besar sehingga lebih banyak waktu untuk menggeluti profesi lama," tutur Pardi.
Meski kini tinggal ribuan kilometer dari tanah kelahiran, Pardi tak pernah melupakan Pangandaran. Ia sering menceritakan keindahan pantai kampung halamannya kepada wisatawan maupun sahabat di Swiss.
“Pangandaran selalu jadi bagian hidup saya. Dari sana perjalanan ini semua dimulai,” pungkasnya.

Editor : Prayudianto