Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jadi Saksi Peradaban Kerajaan Gegelang, ini Kisah Gunung Wilis sebelum Era Majapahit
Advertisement . Scroll to see content

Raja Keraton Solo Pakubuwono XIII Wafat

Minggu, 02 November 2025 | 15:02 WIB
  • author Tim iNews
Raja Keraton Solo Pakubuwono XIII Wafat
Raja Keraton Solo, Pakubuwono XIII wafat hari ini, Minggu (2/11/2025). (Foto: ist)

SOLO, iNewsTuban.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) berduka. Sri Susuhunan Raja Pakubuwono XIII (PB) XIII Hangabehi wafat, Minggu (2/1/2025) pagi.

Kabar duka itu diungkapkan Kuasa hukum PB XIII, Ferry Firman Nurwahyu. "Beliau wafat jam 07.00 WIB di Rumah Sakit (RS)  Indriati," kata Ferry Firman Nurwahyu dilansir dari SINDOnews.

Raja PB XIII meninggal pada usia 77 tahun. Sebelum tutup usia, PB XIII menderita sakit komplikasi diabetes, cuci darah dan jatung. Hingga pukul 09.00 WIB, jenazah masih di RS Indriati Solo Baru dan belum dibawa ke Keraton Solo. 

Profil Raja Solo PB XIII

Berdasarkan data yang dihimpun iNews.id, Pakubuwono XIII merupakan putra tertua dari garwa ampil Susuhunan Pakubuwana XII, KRAy. Pradapaningrum. Dia lahir dengan nama GRM Suryadi pada 28 Juni 1948, PB XIII. Namun karena sakit-sakitan, membuat neneknya, GKR. Pakubuwana, mengganti namanya menjadi GRM Suryo Partono. 

Sebagai pangeran tertua, dia diberi gelar Hangabehi dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH), menandakan statusnya sebagai calon penerus tahta. 

PB XIII menikah tiga kali yaitu dengan Nuk Kusumaningdyah/KRAy. Endang Kusumaningdyah (bercerai sebelum naik takhta), Winari Sri Haryani/KRAy. Winari (bercerai sebelum naik takhta), dan Asih Winarni/KRAy. Adipati Pradapaningsih/GKR. Pakubuwana. 

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut