Jembatan Besuk Kobokan dan Jalur Lumajang - Malang Kembali Dibuka, Pasca Erupsi Gunung Semeru
"Seluruh tim kami dalam posisi siaga untuk memastikan jembatan dan aksesibilitas tetap aman. Jembatan Besuk Koboan sudah dapat diakses, proses pembersihan jembatan telah dilakukan dari abu vulkanik," kata Javid.
Karena aktivitas vulkanis Gunung Semeru masih berlangsung dan situasi lapangan belum sepenuhnya aman, seluruh perangkat teknis BBPJN Jatim-Bali tetap disiagakan untuk penanganan lanjutan pada infrastruktur konektivitas lainnya. Personel dan peralatan juga terus memantau kondisi Jembatan Besuk Kobokan dan jalur nasional di sekitarnya.
Untuk mendukung pembukaan akses, Kementerian PU telah mengerahkan 2 unit ekaskavator, 1 unit loader, 1 unit tangki air, dan 2 unit dump truck. Pada hari ini, loader dan tangki air difokuskan untuk pembersihan material abu vulkanik di area Jembatan Besuk Kobokan.
Sementara itu, alat berat lainnya berada dalam posisi siaga menunggu komando dari BPBD Jawa Timur. Langkah ini diambil sejalan dengan hasil asesmen lapangan yang menyebutkan sejumlah zona masih belum aman dimasuki akibat status Gunung Semeru yang bertahan pada Level IV Awas.
Sebagai tindak lanjut penanganan material vulkanis, pada Senin 24 November 2025 pukul 07.00 WIB Kementerian Pekerjaan Umum bersama instansi teknis terkait akan mengerahkan alat berat dalam skala lebih besar.
Editor : Prayudianto