Tari Remo hingga Kecak Pukau Ratusan Penonton di Pagelaran Seni SMA Surabaya
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu membentuk karakter pemimpin, melatih mental, serta meningkatkan kemampuan komunikasi yang akan berguna di masa depan dengan tetap berlandaskan nilai budi pekerti yang kuat,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan siswa tidak hanya berfokus pada akademik semata, tetapi juga kemampuan non-akademik yang dapat menunjang masa depan mereka. Pagelaran seni dinilai mampu melatih kerja sama, tanggung jawab, hingga keberanian tampil di hadapan banyak orang.
Selain pertunjukan seni, SMA Wijaya Putra juga memperkenalkan berbagai ekstrakurikuler unggulan seperti karya ilmiah remaja, jurnalistik, dan olahraga. Langkah ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa sesuai minat dan bakat masing-masing.
Menariknya, tema budaya yang diangkat dalam pagelaran seni tahun ini berbeda dari sebelumnya. SMA Wijaya Putra memilih budaya Jawa Timur dan Bali sebagai tema utama untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Nusantara kepada generasi muda.
“Untuk tahun ini kami mengambil tema Jawa Timur dan Bali, sehingga terdapat penampilan Tari Remo, Tari Jejeg, dan Tari Kecak,” ujar M. Pindawan Pujarnako, S.Pd., selaku penanggung jawab acara.
Editor: Prayudianto