Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pernyataan Sikap PWI Tuban Atas Ancaman Terhadap Profesi Jurnalis
Advertisement . Scroll to see content

Media Gathering 2026, Pertamina Sumbang 60 Persen Minyak dan 30 Persen dari Sisi Gas Nasional

Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:59 WIB
  • author Pipiet Wibawanto
Media Gathering 2026, Pertamina Sumbang 60 Persen Minyak dan 30 Persen dari Sisi Gas Nasional
Media Gathering ratusan jurnalis yang diadakan Pertamina Hulu Energi di Banyuwangi dengan dua narasumber.

BANYUWANGI, iNewsTuban.id - Petamina dari Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, kembali mengadakan media gathering bersama ratusan awak media se-Indonesia 2026 di Banyuwangi.

Kegiatan dibuka langsung oleh AsistenAdministasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso di Hotel Kokoon, Banyuwangi. Kepada awak media, Budi Santoso mengucapkan terima kasih kepada para jurnasil di Indonesia dan juga Pertamina yang telah mengunjungi Banyuwangi, untuk melakukan serangkaian kegiatan dan touring ke sejumlah lokasi wisata dan adat budaya di Banyuwangi.

“terima kasih kami ucapkan kepada teman teman jurnalis dan pertamina yang telah mengunjungi banyuwangi,”ucap Budi seuasi acara pembukaan.

 

 

Budi juga menambahkan jika Kabupten Banyuwangi memiliki wisata yang sangat bervariatif dan ikonik mulai dari wilayah pantai dan juga gunung, seperti kawah Gunung Ijen yang tersohor secara internasional.

Selain itu potensi adat dan budaya juga masih sangat kental dimilik masyarakat Banyuwangi seperti Osing. Adat dan budaya tersebut masih terjaga dan dilestarikan oleh Pemkab dan juga masyarakat Banyuwangi hingga saat ini.

“kami memiliki wilayah pantai sepanjang seratus pujuh puluh kilometer, bisa melihat terumbu karang, snorkeling, dan juga penangkaran penyu, potensi adat dan budaya kami juga sangat kuat, budaya Osing disini juga masih kami lestarikan hingga saat ini, event budaya terdekat kami mengadakan banyuwangi etno carnival” imbuhnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan materi jurnalistik tentang Jurnalisme Gaya Baru dan Distribusi dengan narasumber Wenselalus Manggut, Chief Conten Officr (CCO) Kapan Lagi Youniverse (KLY). 

Sedangkan materi kedua yakni tentang Monetisasi Konten Jurnalisme di Era AI dengan narasumber Suwarjono, Chief Executive Officer (CEO) Suara.com

“AI ini adalah jalan pulang jurnalisme sebenarnya, jurnalis yang membuat berita atau konten kemudian konten itu langsung dibawa atau viral di media social oleh para penikmat medsos,” ujar Suwarjono dihadapan ratusan peserta jurnalis.

 

 

Sementara itu Senior manager External Communication & Stakeholder Relations, Subholding Upstream Pertamina Hulu Energi Fitri Erika mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai apresiasi Pertamina kepada jurnalis yang selama ini telah hadir membersamai kiprah dari Pertamina dari sektor hulu, karena apapun yang dilakukan Pertamina di lapangan, yang dilakukan di fasilitas produksi tidak akan bisa tersampaikan dengan baik kalau tanpa bantuan dari jurnalis.

“nah momemntum hari ini selain mempertemukan dalam ajang silaturahmi tentu kita juga menghadirkan narasumber terkait dengan isu isu terkini terkait dengan media dan juga terkait regulator dari SKK terkait kiprah industri hulu migas,” kata Fitri kepada para jurnalis.

Fitri menambahkan bahwa Pertamina saat ini menyumbang 60 % produksi minyak nasional dan 35 % produksi nasional di bidang gas.

“adapun itu tentu kami dari pertamina hulu energy atapun grupnya pertamina di sektor hulu telah memberikan kontribusi sebanyak enam puluh persen kepada produksi nasional dari sisi minyak dan tiga puluh lima persen dari sisi gas, nah wilayah kerja kita cukup tersebar dari mulai aceh sampai kemudian papua, dan kita juga memiliki wilayah kerja yang ada di region lima ataupun internasional seperti yang ada di Malaysia, di irak dan juga di aljazair, upaya upaya pertamina menghadirkan minyak dari nasional dan internasional untuk pemenuhan ketahanan energy yang ada di dalam negeri,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Sekda Kabupaten Banyuwangi, Suyanto menyatakan, bahwa selama beasan tahun ini Pemkab Banyuwangi fokus membangun wisata untuk mendatangkan par wisatawan baik domestik maupun asing untuk mengunjungi Banyuwangi.

“letak geografis kami ada di sisi barat pulau bali, kami berharap wisatawan yang ada di bali juga bisa berkunjung ke banyuwangi, sejak diera pak azwar anas, kami fokus membangun wisata, dan alhamdulillah seperti yang bapak ibu lihat sekarang ini, banyuwangi sudah sedemikian ini membangun wisata dan budayanya,” ujarnya di hadapan ratusan jurnalis di Pendopo Saba Swagata Blambangan.

 

 

Terbukti bahwa penyumbang PAD terbesar di Banyuwangi saat ini dari sektor pariwisata dan budaya.

“hampir tiap pekan kami selalu mengadakan event baik bernuansa wisata maupun budaya, untuk mengealkan budaya kami kepada dunia, bahkan satu pekan ini kami mengadakan dua kali event budaya, dari situ perputaran uang di banyuwangi cukup besar, untuk menyumbang perputaran umkm juga,” Ungkapnya.

Di hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan para peserta diajak untuk mengunjungi Rowo Banyu, tentang Historical Storytelling, kemudian ke Green Gumuk Candi, Fun Etlu Bond, dan Pantai Cemara untuk melakukan pelepasan Tukik atau anakan Penyu. Kemudian malam harinya mengunjungi Desa Adat Osing Kemiren di lokasi Kopi Pak Iwan.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut