Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Niat Cari Ikan, Petani di Tuban Tewas Tersengat Listrik
Advertisement . Scroll to see content

Debit Sungai Menyusut, Warga Dua Desa di Tuban Mulai Kesulitan Air

Kamis, 03 September 2026 | 11:07 WIB
  • author Vian
Debit Sungai Menyusut, Warga Dua Desa di Tuban Mulai Kesulitan Air
Sungai di sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban sudah mengering, dan hanya ada genangan air yang sudah semakin menyusut keberadaannya. (Foto: Istimewa).

TUBAN, iNewsTuban.id - Musim kemarau di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diprediksi mundur hingga tiga sampai empat bulan ke depan. Kondisi ini mulai terlihat dari sejumlah sungai yang debit airnya terus menyusut.Aliran yang sebelumnya deras, kini berubah menjadi genangan-genangan kecil, bahkan menyisakan bebatuan. 

Tak hanya sungai yang mongering, dua desa di Tuban kini mulai mengalami kesulitan air bersih. BPBD pun harus turun tangan dengan mengirimkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.
‎
Pemandangan sungai yang mulai kehilangan air kini mudah dijumpai di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Permukaan sungai yang biasanya dipenuhi aliran air, kini berubah menjadi hamparan bebatuan. Hanya menyisakan beberapa genangan air di sejumlah titik.
‎
Kondisi ini menjadi salah satu tanda mulai menyusutnya ketersediaan air, seiring periode kering yang diperkirakan masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan.
 
Dampaknya, warga di sejumlah desa mulai kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD Kabupaten Tuban mencatat, dua desa sudah membutuhkan pasokan air bersih.
‎
Di Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, sekitar 100 kepala keluarga terdampak. Sedangkan di Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, sekitar 97 kepala keluarga membutuhkan air bersih.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut