TUBAN, iNewsTuban.id - Seorang remaja berusia 17 tahun di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dilaporkan hilang sejak sabtu malam, ditemukan meninggal dunia di dasar bekas tambang batu kumbung, senin siang.
Jasad korban ditemukan terlentang, dengan kondisi sudah mulai membusuk. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian, termasuk memastikan apakah korban meninggal akibat terjatuh atau ada faktor lain.
Suasana di sekitar bekas tambang batu kumbung di Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, mendadak dipadati warga.
Warga berdatangan setelah mendapat kabar, seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar bekas tambang.
Korban diketahui bernama Dika, remaja berusia 17 tahun, warga Dusun Bancang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Tuban
Jasad korban ditemukan terlentang di dasar bekas galian batu kumbung, dengan kedalaman diperkirakan mencapai empat puluh hingga lima puluh meter.
Kondisi lokasi yang curam dan dalam, membuat proses evakuasi jasad korban harus dilakukan dengan hati-hati.
Warga pun memadati sekitar lokasi, untuk menyaksikan proses evakuasi korban dari dasar tambang.
Saat ditemukan, kondisi jasad sudah mulai membusuk dan tercium bau. Darah juga terlihat keluar dari mulut korban.
Menurut keterangan kepolisian, jasad pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari pakan ternak. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala desa, sebelum akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
“dari informasi keluarga, memang anaknya belum pulang sampai tadi pagi menurut informasinya begitu, katanya pak tinggi (kades), informasi ada ya kemungkinan ada gangguan jiwa sedikit tapi baru beberapa bulan ini,” ungkap AKP Hartono, Kapolsek Merakurak.
Meski ada dugaan korban terjatuh dari ketinggian, polisi belum menemukan saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.
Polisi kini masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Termasuk memastikan apakah korban murni terjatuh ke dasar tambang atau terdapat faktor lain yang menyebabkan kematiannya.
Hasil penyelidikan lebih lanjut, akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab pasti kematian remaja tersebut.
Editor: Prayudianto