Sejumlah Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Sumenep dan Pulau Sapudi

Muhammad Refi Sandi
Kerusakan rumah warga akibat gempa bumi tektonik di Sumenep, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025). (Foto: BNPB)

BNPB juga mengimbau warga agar tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, masyarakat disarankan menghindari bangunan retak atau berpotensi roboh. Selain itu, warga diimbau menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan pokok, obat-obatan, dokumen penting, serta senter untuk keadaan darurat.

BNPB juga menekankan pentingnya mematikan aliran listrik, gas, dan air jika diperlukan guna mencegah risiko kebakaran atau kebocoran. Bagi warga yang tinggal di gedung tinggi, disarankan tidak menggunakan lift saat gempa, melainkan menuruni tangga darurat.

"Sebagai penguat sistem peringatan dini, masyarakat juga dapat membuat alarm darurat dari perkakas rumah tangga seperti panci atau kaleng bekas. Jika terdapat guncangan, maka perkakas itu akan terjatuh dan menimbulkan suara sebagai pertanda adanya bahaya," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, menjelaskan gempa bumi tektonik ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif bawah laut.

Editor : Prayudianto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network