"Sebelum kejadian, pelaku dan korban sempat cekcok mulut. Pelaku menagih janji ayahnya untuk dibelikan motor, namun sang ayah meminta pelaku bersabar. Merasa hanya diberi janji palsu, pelaku yang sudah dipengaruhi alkohol gelap mata," ungkap keterangan pihak kepolisian.
Melihat korban ambruk bersimbah darah, pihak keluarga dan warga sekitar segera melarikan Abdullah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Daeng Radja, Bulukumba. Namun, takdir berkata lain. Abdullah dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat pada luka tusuk yang dideritanya.
Polres Bulukumba yang menerima laporan warga bergerak cepat menyisir keberadaan pelaku. Hanya berselang dua jam setelah aksi penikaman tersebut, AW berhasil diringkus tanpa perlawanan di lokasi yang tidak jauh dari kediamannya.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali, membenarkan bahwa motif utama pelaku adalah sakit hati dan pengaruh minuman beralkohol.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
