Menurut keterangan warga setempat, ini merupakan kejadian pertama kali ditemukannya bangkai lumba-lumba di lokasi tersebut.
Meski sebelumnya, pernah di temukan seekor paus terdampar, namun masih dalam kondisi hidup.
”awalnya itu ada anak kecil dua main-main di laut, terus melihat ada bangkai ikan, ternyata dilihat itu ikan lumba-lumba. posisinya masih bayi dan ukurannya itu sekitar 1 meter lah. 1 meter, terus dibawa ke sini terus dilihat ternyata sudah membusuk sampai perutnya itu sudah keluar semua, terus baunya juga sudah menyengat. sekitar jam... ketemu anak-anak itu sekitar jam 16:30-an. nah, sekitar jam segitu. oh, sudah membusuk sekitar 3 harian, 3 hari lebih kayaknya. kalau yang di mulutnya itu bekas luka, lukanya itu kayak kulitnya kayak mengelupas gitu. terus ada luka di bagian kepalanya. kalau itu kurang tahu, cuma terdamparnya di sini mungkin karena ada ombak besar, cuaca ya. oh, kalau dulu kalau untuk jenis lumba-lumba belum ada, tapi kalau untuk paus itu pernah,” ungkap Mukhlis, Ketua RT.
Karena dikhawatirkan baunya mengganggu aktivitas warga. Bangkai anak lumba-lumba tersebut akhirnya dikembalikan ke tengah laut oleh warga sekitar.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
