Pekan Kedua Ramadan, Produsen Kue Kering di Tuban Kebanjiran Pesanan

Vian
Puji Setiawati, produsen kue kering Sanshana Cake bersama kue-kue pesanan pelanggan untuk Hari Raya Idulfitri, di momen Ramadan ini dia kebanjiran pesanan.

TUBAN, iNewsTuban.id - Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadan, produsen kue kering di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kebanjiran pesanan hingga ratusan toples. Nastar, putri salju dan kastengel masih mendominasi permintaan. 

Rasa yang enak dan tekstur yang lembut, menjadikan kue kering ini favorit saat menyambut Hari Raya Idulfitri.

Memasuki pekan kedua Ramadan, aktivitas di rumah produksi kue kering milik Puji Setiawati, 44 tahun, di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur terlihat sangat padat.

bersama satu orang karyawan, Puji harus bekerja ekstra untuk menyelesaikan pesanan yang terus berdatangan selama sepekan terakhir. hingga saat ini, total pesanan yang masuk mencapai 120 paket.

 

kue kering dijual dalam bentuk paket maupun per toples. Dalam satu paket, terdapat 3 hingga 6 toples dengan jenis berbeda. Harganya dibanderol mulai 115 ribu rupiah hingga 215 ribu rupiah.

Sedangkan untuk pembelian per toples, harga berkisar antara 65 ribu hingga 100 ribu rupiah, tergantung jenis dan ukuran.

 

 

Kue kering produksi Sanshana Cake ini banyak diburu pelanggan, karena rasanya yang konsisten dan teksturnya yang lembut, sehingga tidak membuat eneg.

“rencana sih buat parcel, mas. harganya mulai 65-an sampai 100. ini kebetulan beli yang ukuran 500 mili. yang ini 65, yang ini 70. hampir tiap tahun mas, dari tahun ke tahun.kebetulan dari segi rasanya itu manisnya pas, nggak terlalu eneg manisnya. terus apa... dari tahun ke tahun itu sama. iya, nggak berubah,” ujar Syaiful, pembeli kue.

 

Pemasaran dilakukan melalui media social. Aneka varian yang ditawarkan antara lain nastar, putri salju, kastengel, sprit, cornflakes, sagu keju dan lainnya.

Pembeli tidak hanya berasal dari dalam kota saja, namun juga dari luar daerah seperti Pati, Jawa Tengah, Kalimantan dan Denpasar, Bali.

 

 

“di momen puasa mau idul fitri gitu ya, mas. ini dari online saja, dari wa, facebook, sama instagram. untuk tahun ini ada yang ke kalimantan, ke pati, sama ke denpasar. kalau yang denpasar itu tiap tahun pasti kirim. untuk paketan sementara 120 paket. kalau yang bijian belum... paling sekitar 100-an mungkin, sudah 100 lebih sih kalau yang bijian. kalau sehari, yang toples kecil itu bisa sampai 5 sampai 6 lusin. soalnya kita terbatas tenaga kerja ya. ya di h-10 itu, biasanya banyak yang nyari. kalau tahun lalu paketan lebih dari 300 ya. kalau yang bijian nggak ngitung, mas, paling murah ada di 60 sampai 100. itu yang untuk bijian ya. kalau yang paket, paket itu mulai 115 sampai 215, tergantung isi dan jenisnya,” ungkap Puji Setiawati, produsen kue kering.

Dalam sehari, Puji dan karyawannya mampu memproduksi 5 hingga 6 lusin toples kue kering. Namun karena keterbatasan tenaga kerja, pesanan akan dibatasi mulai H-10 sebelum lebaran, agar seluruh order yang sudah masuk dapat terselesaikan tepat waktu.

 



Editor : Prayudianto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network