Fabianus, salah satu perwakilan keluarga korban, menegaskan bahwa pihak keluarga merasa terpukul dengan berita tersebut. Menurutnya, kaburnya pelaku melukai rasa keadilan keluarga yang masih dalam suasana duka.
"Kami datang untuk minta kepastian. Bagaimana bisa tahanan kasus berat bisa lepas saat dibawa berobat? Kami ingin keadilan untuk anak kami yang sudah jadi korban. Polisi harus transparan menangani kasus ini karena ini kasus pembunuhan anak," ujar Fabianus dengan nada tegas.
Tiga orang perwakilan keluarga telah masuk ke ruang SPKT untuk melakukan audiensi dengan pejabat Polres Sikka. Mereka mempertanyakan kronologi detail bagaimana SG bisa lolos dari pengawasan petugas di rumah sakit.
Pihak keluarga menyampaikan kekhawatiran besar bahwa hilangnya SG akan menghambat proses hukum yang sedang berjalan. Mereka mendesak Kapolres Sikka untuk memberikan keterangan resmi yang transparan kepada publik. Selain itu, mengerahkan seluruh personel untuk menangkap kembali SG dalam waktu sesingkat-singkatnya, serta menindak tegas petugas yang dinilai lalai dalam melakukan pengawalan.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
