Agar tidak terkesan gelap dan menyeramkan, pengurus Masjid memasang berbagai lampu warna warni di sudut dan atap goa. Hiasan kaligrafi serta batu marmer juga menambah keindahan suasana di dalam masjid.
Keunikan Masjid Perut Bumi ini mampu menyedot perhatian banyak pengunjung, terutama saat liburan dan musim mudik lebaran. Suasana sejuk di dalam goa sering dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan panjang.
Selain berdoa dan melaksanakan istigotsah, pengunjung juga bisa mengabadikan momen bersama keluarga. Sejumlah sudut masjid yang unik menjadi spot favorit untuk berfoto.
“iya, untuk tempatnya bagus, mas. berbeda dengan masjid yang lainnya, karena masjid ini berada di bawah perut bumi atau di bawah... atau di dalam tanah, mas. selain di dalam masjid, tadi saya lihat ada replika yang menyerupai kakbah dan beberapa replika lain yang tidak ada di masjid lain, karena di sini replikanya seperti yang ada di timur tengah dan thailand, mas. alhamdulillah baru pertama kali ini, mas, ke sini. awalnya saya tahu dari media sosial, kemudian saya penasaran dan berkunjung ke sini dan berwisata. saya tadi sendirian, dan saya dari rembang, jawa tengah,” ungkap Salam, pengunjung dari Rembang, Jawa Tengah.
Masjid Perut Bumi ini dibangun oleh Haji Subkhan pada tahun 2002 silam. Menariknya, sebelum menjadi masjid, lokasi ini merupakan tempat pembuangan sampah.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
