Meski sempat direncanakan melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Tuban, namun kirab akhirnya hanya dilaksanakan di dalam area Klenteng karena terkendala perizinan. Padahal banyak warga yang sudah menunggu di jalan-jalan protokol di Kabupaten Tuban.
Meski demikian, antusiasme masyarakat tak surut. Peserta kirab datang dari berbagai daerah seperti Semarang, Bojonegoro, Balikpapan, Purwodadi, hingga Jakarta, dengan membawa Kimsin masing-masing.
Tak hanya menjadi ajang budaya dan religi, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi signifikan.
Sektor UMKM di sekitar Klenteng terbesar di Asia Tenggara ini disebut mampu meraup omzet hingga miliaran rupiah selama perhelatan berlangsung.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
