TUBAN, iNewsTuban.id - Seorang anak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menangis kesakitan setelah jarinya terjepit cincin yang tidak bisa dilepaskan. Orang tua korban pun langsung meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran untuk melakukan evakuasi.
Dengan menggunakan gerinda mini, petugas berhasil melepaskan cincin tanpa melukai jari korban.
Proses evakuasi pelepasan cincin yang menjepit jari seorang anak di Pos Pemadam Kebakaran Mako Tuban, berlangsung dramatis.
Seorang anak dilaporkan menangis kesakitan setelah cincin yang dimainkan masuk ke jarinya dan tidak bisa dilepaskan. Pihak keluarga yang panik akhirnya meminta bantuan petugas Damkar Tuban.
Kejadian ini berawal saat seorang ibu datang ke kantor Damkar membawa anaknya yang kesakitan akibat cincin yang terpasang terlalu kencang di jari.
Petugas Satpol PP dan Damkar Tuban yang menerima laporan langsung melakukan penanganan cepat.
Dengan penuh kehati-hatian, petugas memotong cincin menggunakan gerinda mini agar tidak melukai jari korban. Proses evakuasi cincin di jari siswa Paud ini berlangsung selama kurang lebih lima belas menit.
Setelah beberapa saat menangis kesakitan, cincin akhirnya berhasil dilepaskan dan kondisi anak kembali tenang.
“itu dibuat main dicoba dimasukkan, waktu udah dimasukkan dicabut enggak bisa, teriak nangis. dicoba dibantu keluarga dari orang tua enggak bisa, kemudian langsung tahu, wah, ini yang bisa menolong damkar. habis nelpon, terus menawarkan diri mau datang katanya, terus ya monggo kalau mau datang ke sini rumahnya kan leran sana, kemudian setelah menangis kesakitan, langsung dibawa ke sini dan alhamdulillah bisa dilepas,” ungkap Sutaji, Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban.
Petugas Damkar Tuban menghimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan apabila mengalami kondisi darurat serupa.
Selain menangani kebakaran, Damkar juga siap membantu berbagai proses evakuasi dan penyelamatan warga.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
