“itu kejadiannya kan pagi. saya ngerti-ngerti bangun tidur itu sudah asap itu membubung banyak di depan rumah saya itu. saya cari sumbernya, ternyata dari pabrik neser yang ada di depan rumah saya itu, baunya, kalau yang kemarin itu enggak begitu menyengat, tapi yang kemarin yang dulu-dulu itu sangat menyengat. tidak. ini sudah saya ngerti itu sudah tiga kali lebih. tiga kali lebih,” ungkap Dian Agus Dwi Setyanto, warga.
Setelah kejadian viral di media social, pihak perusahaan menjelaskan bahwa kepulan asap putih tersebut muncul saat proses transfer atau pemindahan gas nitrogen di area operasional perusahaan.
Namun demikian, kejadian ini memicu keluhan warga yang menilai aktivitas operasional perusahaan kerap menimbulkan gangguan, mulai dari bau menyengat hingga kebisingan yang disebut terjadi pada waktu-waktu tertentu.
Sedikitnya tujuh hingga sepuluh kepala keluarga terdampak langsung oleh kepulan putih tersebut.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
