Viral! Air Laut Pesisir Tuban Mendadak Keruh, Dugaan Aliran Limbah Cucian Pasir Disorot

Vian
Air laut di pesisir utara Tuban mendadak keruh dan berwarna cokelat, diduga akibat tercemari limbah cucian pasir di sekitar lokasi pantai.

TUBAN, iNewsTuban.id - Uunggahan video yang memperlihatkan air laut di Pesisir Utara Kabupaten Tuban mendadak keruh, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat aliran air keruh yang diduga berasal dari aktivitas pencucian pasir, mengalir deras menuju laut.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, karena dinilai berpotensi mengganggu ekosistem dan biota laut.

 



‎Video amatir yang memperlihatkan kondisi air laut di sekitar kawasan Pantai Mangrove Center, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mendadak ramai dan viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, air berwarna cokelat keabu-abuan tampak mengalir dari arah darat, melalui saluran atau muara, hingga bermuara ke laut lepas.

 

Kondisi air yang keruh ini kemudian dikaitkan warganet dengan dugaan aliran limbah dari aktivitas pencucian pasir kuarsa di sekitar kawasan pesisir.

Di lokasi yang diduga menjadi sumber aliran, terlihat sejumlah pipa berukuran besar mengalirkan air keruh. Material sisa hasil pencucian pasir juga tampak mengendap di sekitar aliran, membentuk lumpur atau material halus.

 



Aliran air keruh tersebut kemudian bergerak menuju kawasan pesisir, sehingga air laut di sekitarnya terlihat berubah warna.

Meski demikian, sumber pasti material dan status pengelolaan air tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

 

Beredarnya video ini memicu kekhawatiran warga dan wisatawan. Mereka takut, jika kondisi serupa terus terjadi, dapat berdampak terhadap ekosistem pesisir dan biota laut.

“saya sebagai masyarakat tentunya sangat menyayangkan terkait tindakan tersebut ke laut. laut ini kan tempat biota  laut, khawatirnya jika banyak limbah yang di buang merusak biota biota laut dan keindahan laut karna sepanjang pantai di tuban ini banyak dan tumbuh wisatawan dapat merusak citra laut tuban,” ungkap Irqam, warga.

 



Warga berharap, kondisi ini tidak dibiarkan berlarut. Terlebih, pesisir utara Tuban menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi wisata, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut.

Masyarakat pun kini menunggu langkah konkret pemerintah, untuk memastikan seluruh aktivitas yang berlangsung, telah memenuhi ketentuan lingkungan.

 



Editor : Prayudianto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network