Membacalah Agar Mengenal Dunia, Menulislah Agar Dikenal Dunia

Pipit Wibawanto
.
Jum'at, 30 September 2022 | 21:14 WIB
Sri Yatni, seorang pengajar Sekolah Dasar Negeri Sumurjalak 2, Kecamatan Plumpang, Tuban. Foto : Pipit Wibawanto/iNewsTuban.id

TUBAN, iNewsTuban.id – Membacalah agar kau mengenal dunia, menulislah agar engkau dikenal dunia. Hal itulah yang dikatakan Sri Yatni, seorang pengajar Sekolah Dasar Negeri Sumurjalak 2, Kecamatan Plumpang, Tuban. Karena dengan membaca, maka seseorang itu akan menambah pengatahuan sehingga dapat mengenal dunia secara lebih luas, sementara dengan menulis, maka seseorang itu akan lebih bisa dikenal dunia, melalui karya tulisannya itu.

Seperti halnya sastrawan misalnya, dengan buku karya-karya sastranya maka namanya akan dikenal banyak orang, bahkan sedunia sekalipun. Dalam menjalani kehidupan, ibu 46 tahun menyatakan bahwa hidup itu mengalir apa adanya, tanpa ada yang dibuat-buat. Termasuk dalam hal menulis buku, lebih banyak pengalaman pribadi yang tertuang dalam tulisannya.

Saat ini Sri Yatni telah manjadi instruktur yang tergabung dalam Ikatan Guru Penulis Tuban (IGPT). Kegiatan IGPT sendiri adalah menggalakkan guru agar mahir menulis dan membuat karya-karya buku yang berisi tentang apa saja, termasuk sejarah dan kebudayaan Kabupaten Tuban.
Baru-baru ini, IGPT menerbitkan 500 buku, yang ditulis oleh para guru se-Kabupaten Tuban. Bahkan ratusan buku tersebut juga telah dipamerkan dalam berbagai event

pameran buku. Sri Yatni juga aktif memotivasi siswanya agar berlatih dan gemar menulis. Karena dengan menulis akan membuat seseorang itu peka terhadap kehidupannya.
“Dengan menulis akan melatih kepekaan, ketika kita peka maka akan memudahkan kita dalam menjalani hidup,” itulah pesan Sri Yatni bagi generasi muda, saat menjadi nara sumber di Podcast Cethik Geni, Tuban.

Editor : Prayudianto
Bagikan Artikel Ini