Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Geram Janji Tak Kunjung Ditepati, Ratusan Pedagang dan Tukang Becak Sunan Bonang Geruduk DPRD Tuban
Advertisement . Scroll to see content

Lestarikan Songket Silungkang, PT Semen Padang Kembangkan Wisata Kampung Songket di Sawahlunto

Rabu, 26 Juni 2024 | 10:43 WIB
  • author Pipiet Wibawanto
Lestarikan Songket Silungkang, PT Semen Padang Kembangkan Wisata Kampung Songket di Sawahlunto
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis saat seremonial Peletakan Batu Pertama Landscaping (tata ruang) kampung Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Lembah Segar, Sawahlunto, Sumatra Barat.

Jakarta, iNewsTuban.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Padang, turut menjaga pelestarian songket silungkang yang merupakan songket khas dan warisan budaya dari Sawahlunto, Sumatra Barat. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pengembangan destinasi wisata kampung songket, di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatra Barat. 

 

Pengembangan kampung songket telah dimulai pada 25 April 2024 lalu, PT Semen Padang telah melakukan seremonial Peletakan Batu Pertama Landscaping (tata ruang) kampung songket yang diberi nama Kampung Dolas Songket. Pemberian nama Kampung Dolas Songket merupakan  apresiasi terhadap perhatian dan upaya UMKM Dolas Songket terhadap pelestarian songket silungkang. Pengembangan Kampung Dolas Songket meliputi, pembangunan gapura, perbaikan akses jalan, pembangunan fasilitas assembly point (titik kumpul) untuk wisatawan, hingga bantuan mesin tenun.

 

Dolas Songket didirikan oleh Anita Dona Asri pada 2014. Anita Dona Asri yang akrab disapa Dona (38 tahun) adalah seorang local hero kelahiran Lunto yang memperjuangkan kelestarian songket silungkang dengan memberikan edukasi dan pelatihan menenun bagi masyarakat di desanya. Dengan ikhtiarnya itu, songket silungkang juga diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi keluarga. Nama Dolas Songket sendiri merupakan gabungan dari nama Dona dan dua adiknya, yaitu Lastri dan Sepri. 

 


Anita Dona Asri saat menenun songket silungkang di workshop Dolas Songket miliknya di Desa Lunto Timur, Lembah Segar, Sawahlunto, Sumatra Barat.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut