Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Oleng Usai Tabrak Pejalan Kaki di Tuban, Pemuda Tewas Terjepit di Kolong Avanza
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Cincin, Saksi Bisu Sejarah Kolonial Belanda di Atas Sungai Bengawan Solo

Senin, 26 Mei 2025 | 08:20 WIB
  • author Atmo
Jembatan Cincin, Saksi Bisu Sejarah Kolonial Belanda di Atas Sungai Bengawan Solo
Pengendara melintasi Jembatan Cincin bekas rel kereta api peninggalan Belanda di kawasan perbatasan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dengan Kecamatan Babat, Lamongan Jawa Timur, Foto: Atmo. iNewsTuban.id

BABAT, iNewsTuban.id – Di tengah hiruk-pikuk modernisasi infrastruktur, sebuah jembatan besi tua peninggalan penjajah kolonial Belanda masih berdiri kokoh melintang di atas aliran Sungai Bengawan Solo, diantara Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dengan wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Jembatan Cincin tersebut menjadi penghubung penting Kabupaten Lamongan,dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Tak sekadar jalur transportasi, jembatan ini juga menyimpan jejak sejarah panjang sejak era kolonial Belanda.

 

 

Dibangun ratusan tahun silam, Jembatan Cincin merupakan bagian dari jalur rel kereta api yang menghubungkankan wilayah Kabupaten Lamongan dengan wilayah Kabupaten Tuban dan sekitarnya. 

Kala itu, rel kereta api digunakan untuk mengangkut hasil bumi dan komoditas strategis ke pelabuhan-pelabuhan besar di Pantai Utara Pulau Jawa.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut