get app
inews
Aa Text
Read Next : 7 Laki-laki dan 15 Perempuan, Korban Tewas Kebakaran Gedung di Kemayoran Dievakuasi

Ngeri, Mata Pemimpin Prajurit Belanda Berhasil Ditembak oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

Senin, 11 Agustus 2025 | 08:35 WIB
header img
Ilustrasi pertempuran pasukan Pangeran Diponegoro melawan tentara Belanda pada Perang Jawa. (Foto: Ist)

YOGYAKARTA, iNewsTuban.id – Perlawanan Pangeran Diponegoro terhadap penjajah Belanda semakin menggemparkan di bulan Juli hingga Agustus 1826. Sejumlah pertempuran besar terjadi, termasuk insiden mengejutkan ketika pemimpin pasukan Belanda, Mayor Sollewijn, tertembak di matanya oleh pasukan Pangeran Diponegoro.

Pada 8 Juli 1826, pertempuran sengit terjadi di Jekso, memakan banyak korban di kedua belah pihak. Pasukan Pangeran Diponegoro kemudian bergerak ke utara menuju lereng selatan Gunung Merapi untuk mengatur strategi.

Namun, 9 Agustus 1826, bentrokan kembali pecah. Dalam pertempuran ini, pasukan Belanda yang dipimpin Mayor Sollewijn mengalami kekalahan telak. Beberapa pucuk meriam, mortir dan kuda perang jatuh ke tangan pasukan Pangeran Diponegoro.

Dalam Perang Jawa ini, Mayor Sollewijn terkena tembakan tepat di matanya. Kondisi itu membuat moral pasukan kolonial runtuh dan memaksa mereka mundur dari medan pertempuran.

Editor : Prayudianto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut