get app
inews
Aa Text
Read Next : Pasca Banjir, BPBD Tuban Kebut Pembersihan

Diterjang Angin Putting Beliung, 283 Rumah di Tuban Rusak, Warga Kerja Bakti Perbaiki Rumah

Selasa, 09 Desember 2025 | 15:24 WIB
header img
Petugas gabungan bersama warga tampak bergotong royong memperbaiki rumah rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung, senin petang kemarin (8/12/25).

TUBAN, iNewsTuban.id - Ratusan rumah di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, rusak ringan hingga berat akibat terpaan angin puting beliung disertai hujan lebat pada senin petang, kemarin. 

Saat ini petugas BPBD, TNI – Polri, dinas terkait bersama warga melakukan gotong royong membersihkan puing-puing sisa sisa amukan angin putting beliung.

 

 

Sedikitnya 283 rumah di delapan desa, di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat terjangan angin puting beliung pada senin petang kemarin.

Kerusakan terbanyak terjadi di Desa Penambangan sebanyak 134 rumah, disusul Desa Tegalagung 102 rumah, lalu Desa Prunggahan Wetan 20 rumah, Prunggahan Kulon 14 rumah.

 

Lalu di Desa Semanding 6 rumah, Genaharjo 5 rumah, serta Desa Sembungrejo dan Bektiharjo masing-masing 1 rumah. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap yang hilang tersapu angin, bahkan ada yang ambruk.

Warga bersama petugas gabungan kini terus melakukan pembersihan puing-puing dan pendataan lanjutan agar tidak ada korban yang terlewat. Pemerintah Kabupaten Tuban juga menyiapkan bantuan bagi warga terdampak.

 

 

“hari ini fokus kita adalah menyelesaikan rumah-rumah yang terdampak dan juga bagaimana segera mendata sehingga rumah-rumah yang terdampak ini bisa pasti. kemudian kami akan bantu bahan bangunan dari kami, dari pemerintah daerah. kemarin ada tiga yang sempat luka-luka, tetapi karena lukanya ringan sehingga sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujar Sudarmaji, Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban.

Petugas BPBD menghimbau warga untuk tetap waspada, mengingat puncak musim hujan diperkirakan masih akan berlangsung hingga februari tahun 2026. Warga diharapkan selalu siaga terhadap potensi bencana alam.
 

Editor : Prayudianto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut