Viral Video Aksi Pemaksaan Pedagang Minyak Wangi di Kawasan Wisata Religi Sunan Bonang Tuban
TUBAN, iNewsTuban.id - Viral di media sosial, seorang peziarah wisata religi Sunan Bonang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan aksi pemaksaan pembelian minyak wangi oleh oknum pedagang nakal di pintu masuk area makam, tepatnya di sebelah Masjid Agung Tuban.
Tak hanya memaksa, peziarah yang menolak membeli bahkan diusir saat berhenti menunggu rombongan lainnya. Aksi ini menuai kecaman warganet dan mencoreng kenyamanan wisata religi di Bumi Wali Tuban.

Video amatir aksi tersebut viral di media sosial, Seorang wanita peziarah Wisata Religi Sunan Bonang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merekam dan mengeluhkan adanya pemaksaan pembelian minyak wangi atau parfum yang dilakukan oleh oknum pedagang nakal di pintu masuk kawasan Makam Sunan Bonang.
Dalam video berdurasi lebih dari satu menit ini, korban mengaku mendapatkan kata-kata kurang pantas hingga mengalami pengusiran, hanya karena tidak membeli dagangan para pedagang tersebut.

Padahal, lokasi tersebut merupakan area publik yang kerap digunakan peziarah untuk menunggu rombongan sebelum masuk ke area makam. Unggahan ini langsung menyita perhatian warganet dan menuai beragam reaksi keras.
Banyak yang menilai aksi pemaksaan tersebut mencederai nilai religius dan kenyamanan para peziarah yang datang dari berbagai daerah.

Menanggapi viralnya video tersebut, Pengurus Yayasan Mabarot Sunan Bonang Tuban bergerak cepat.
Bersama aparat gabungan, kawasan pintu masuk Makam Sunan Bonang langsung disterilkan dari praktik penjualan minyak wangi yang disertai unsur pemaksaan.

Bahkan, oknum pedagang yang terbukti melakukan pemaksaan telah diamankan dan dilakukan pembinaan oleh pihak polsek setempat, serta diminta menyampaikan permintaan maaf kepada peziarah yang menjadi korban.
“menanggapi permasalahan yang viral beberapa waktu yang lalu mengenai pedagang minyak wangi yang memaksa peziarah untuk membeli minyak wanginya tersebut. sebetulnya kami dari pihak yayasan itu sudah sering menghimbau kepada para pedagang untuk tidak menjual dengan paksa. dan bahkan terakhir itu sudah kami berikan ultimatum, kalau hal ini tidak diindahkan maka kami akan melarang, stop adanya praktik penjualan minyak wangi ini di area makam,” ungkap Habib Alwi Ahmad Assegaf, Ketua Yayasan Mabarot Sunan Bonang Tuban.

Dengan adanya langkah tegas dari pengurus Yayasan Mabarot Sunan Bonang bersama aparat terkait, diharapkan kawasan Wisata Religi Sunan Bonang kembali nyaman, aman dan khidmat bagi para peziarah.
Pihak pengelola menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk pemaksaan yang dapat mencederai nilai religius serta citra Wisata Religi di Kabupaten Tuban.

Editor : Prayudianto