Permintaan Songkok Batik Tradisional Tuban Jelang Lebaran Meningkat Tajam
“ini beli peci, songkok. ini rencananya nanti untuk lebaran idul fitri ini. di sini ini produknya bagus, dipakainya enak, adem gitu di kepala. terus khas ini pakai batik tuban motifnya ini. harganya ya sama-sama rata-rata gitu. ya kalau butuh peci, kadang untuk teman juga, kadang nyarikan saudara gitu ya ke sini,” ujar Dion Fajar, pembeli asal Tuban.
Kualitas yang rapi serta harga yang bersahabat membuat banyak pelanggan merasa puas. Bahkan, produk Songkok buatan Manaf dinilai mampu bersaing dengan produk pabrik besar.

“alhamdulillah, mas. pesanan semakin meningkat kalau dibanding dengan tahun-tahun yang kemarin.pesanannya itu sudah hampir kurang lebih antara 60 sampai 70 kodi.dari lokal tuban dan ada juga dari luar kota. ya, toko itu dari keraton, kabupaten tuban, itu pesan ke kami. ya, kemudian bravo tuban, dan ada juga di siti mall, serta ada di sunan bonang. itu ada tiga, kalau... ya tiga tempat. itu ada jenisnya banyak, macam-macam. ada beludru, ada batik, ada beludru profil yang semacam ini, itu jarang dibuat oleh pengrajin songkok. insyaallah adem ayem tetap inovatif. harga itu tergantung. tergantung dari kualitas beludru dan kualitas bahan yang lainnya,” kata Manaf Abdi, pengrajin Songkok dan Udeng Adem Ayem.
Selain membuat Songkok, Manaf yang menekuni usaha ini sejak tahun 2017 juga memproduksi Udeng Khas Tuban.
Ketekunannya menjaga kerajinan tradisional ini kini berbuah manis, terutama di bulan Ramadan saat permintaan meningkat tajam.

Editor : Prayudianto