Juara Kontes Ramadan Meriah, Lele di Lamongan ini Terjual Rp 25 Juta
Acara tersebut juga ditutup dengan festival penyet lele bersama 100 peserta yang terdiri dari TP PKK Lamongan, GOW Lamongan, dan DWP Lamongan.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa lele memiliki filosofi yang erat dengan kehidupan masyarakat Lamongan.
Menurutnya, ikan lele dikenal lincah, mampu bertahan dalam berbagai kondisi, serta memiliki daya hidup yang kuat. Nilai tersebut mencerminkan semangat masyarakat Lamongan dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Lele melambangkan keuletan dan kelincahan. Selain itu, ada pesan bahwa ketika sudah mampir melihat, jangan main-main,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Ia menilai filosofi tersebut telah melekat dalam karakter masyarakat Lamongan yang dikenal gigih dalam bekerja, baik di sektor perikanan maupun dalam usaha kuliner khas Lamongan yang tersebar di berbagai daerah.
Editor : Prayudianto