Konflik Internal, Ketua Komisi II DPRD Tuban Dorong Rekonsiliasi Damai di Klenteng Kwan Sing Bio
TUBAN, iNewsTuban.id – Dilanda konflik internal berkepanjangan dan belum ada titik temu hingga jalan keluar, membuat keberlangsungan perjalanan Klenteng Kwan Sing Bio di Tuban sempat tersendat dan vakum dari kegiatan kebudayaan selama bertahun-tahun.
Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, mengambil langkah aktif dalam upaya penyelesaian konflik internal klenteng Kwan Sing Bio Tuban dengan memfasilitasi pertemuan bersama tokoh lintas daerah, termasuk tamu dari Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (3/5/2026).
Kehadiran tamu tersebut, yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri klenteng di Sumbawa. Selain memenuhi undangan panitia Kirab Kimsin, juga bertujuan untuk melaksanakan ibadah sembahyang serta menjalin komunikasi antar pengurus klenteng.

Bahkan, pihak klenteng dari Sumbawa berencana menggelar kegiatan serupa dan turut mengundang pengurus klenteng Tuban.
Pertemuan tersebut diterima oleh Alim Sugiantoro, didampingi Tio Ing Bo. Sementara itu, di lokasi terpisah, rombongan juga disambut oleh Cong Ping.
Dalam kesempatan tersebut, Fahmi Fikroni, mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya menjalankan peran sebagai legislator, tetapi juga sebagai warga sekitar klenteng yang merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu menciptakan suasana damai.
"Saya mengantarkan tamu sekaligus membawa misi untuk menyelesaikan konflik," ungkapnya kepada awak media.

Fahmi berharap, upaya mediasi ini dapat segera membuahkan hasil. Terlebih, dalam waktu dekat klenteng terbesar di Asia Tenggara ini juga akan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun Kongco pada Agustus mendatang.
Ia optimistis kedua belah pihak dapat kembali bersatu dan menyelenggarakan perayaan tersebut secara bersama-sama.
“Saya sebagai tetangga klenteng merasa berkewajiban ikut membantu mendamaikan pihak yang berkonflik. Mudah-mudahan sebelum agenda HUT Kongco nanti, semua sudah bisa terselesaikan dengan baik,” ujar Politisi asal PKB ini

Di sisi lain, Fahmi juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan pada 1–3 Mei 2026 yang berlangsung aman dan kondusif.
Meski kirab tidak mendapatkan izin untuk dilaksanakan di luar area, seluruh agenda tetap berjalan lancar di dalam lingkungan klenteng.

"Kegiatan tersebut meliputi aktivitas UMKM, kirab internal, serta hiburan yang berlangsung tanpa hambatan berarti," tegasnya.
Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari sikap saling menahan diri dari kedua pihak yang berkonflik.
“Saya sangat terharu dan senang melihat kegiatan ini tetap berjalan lancar. Kedua belah pihak mampu menahan diri dan tidak mengedepankan ego, sehingga suasana tetap aman dan kondusif,” imbuhnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada aparat keamanan dari TNI dan Polri yang sigap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
"Saya juga sangat mengapresiasi kesigapan TNI POLRI dalam mengamankan kegiatan tersebut," pungkasnya.

Editor: Prayudianto