Nyaris Diamuk Massa, Perempuan Paruh Baya di Tuban Ketahuan Belanja Pakai Uang Palsu
Para pedagang awalnya curiga, saat belanja pelaku selalu membeli dengan menggunakan uang baru pecahan seratus ribu rupiah. Setiap mendapat uang kembalian, pelaku langsung membeli di lapak pedagang sebelah dengan uang pecahan baru, bukannya dengan uang kembalian.
Setelah di desak warga, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya lalu di kerubungi pedagang lainnya yang turut menjadi korban. Bahkan pelaku sempat akan menjadi sasaran amuk para pedagang yang dirugikan akibat aksinya tersebut.

“sewaktu terduga saudari M tersebut membelanjakan uang ke pasar wage yang ada di grabagan. merasa curiga setelah membeli, penjual mendapati bahwa uang tersebut diduga palsu. selanjutnya warga di pasar tersebut mengamankan saudari M tersebut dan salah satu menghubungi polsek grabagan. dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh anggota polsek grabagan, untuk uang yang dibawa sejumlah Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah). yang sudah dibelanjakan sebanyak Rp 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah) dan masih didapati di dalam dompet tersebut masih ada Rp 2.300.000 (dua juta tiga ratus ribu rupiah),” ungkap Iptu Siswanto, Kasi Humas Polres Tuban.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pedagang untuk lebih waspada dan teliti dalam menerima uang pembayaran, apalagi uang pecahan baru.

Editor: Prayudianto