Untuk Awasi Pendatang Masuk Kawasan, Kampung Narkoba Samarinda Ternyata Andalkan Sniper
“Kemudian pada perempatan gang Blok F Gang Langgar, sniper mewajibkan hanya satu orang pengendara saja yang dapat masuk ke lokasi penjualan narkoba tersebut. Apabila berboncengan, salah satu harus turun dan menunggu di perempatan Blok F yang mana diawasi oleh para sniper,” tambah Eko.
Pembeli yang yang sudah masuk hingga lokasi penjualan di Blok F akan memberikan uang untuk satu klip kecil sabu yang dihargai Rp150.000.
“Loket penjualan narkoba di Gang Langgar sudah beroperasi selama 4 tahun. Penjualan narkoba per hari mencapai 1.000-1.200 klip kecil dengan harga Rp150.000 per klip kecil,” ucap Eko.
Dengan seluruh modus penjualan yang terjadi di kampung narkoba Gang Langgar, penyidik menyimpulkan praktik yang dilakukan para tersangka berjalan secara terstruktur dan terorganisasi.
Editor: Prayudianto