Sudah Bisa Digunakan, 256 Siswa Ikuti MPLS di Sekolah Rakyat, Tuban
“Peserta MPLS terdiri atas 196 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban yang meliputi 16 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Di saat yang sama, sebanyak 60 siswa SMA dari Kabupaten Bojonegoro juga bergabung untuk satu tahun ke depan," ujar Vera.
Untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah berasrama, pelaksanaan MPLS dibagi dalam empat fase. Mulai dari adaptasi lingkungan sekolah, pembentukan karakter dan kedisiplinan, pengenalan akademik, hingga fase penutupan yang berfokus pada pengembangan potensi dan kreativitas siswa.

Pada fase pra-MPLS yang berlangsung 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, seluruh siswa baru akan menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 1 Agustus 2026 yang difasilitasi Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten Tuban.
Setelah itu, siswa akan mengikuti fase kesamaptaan dan penguatan karakter yang berisi materi bela negara, kemandirian, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI serta program Bakti Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian.
Memasuki fase akademik, siswa akan mendapatkan pembekalan literasi dan numerasi, literasi digital, pencegahan perundungan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online, serta perlindungan siswa. Rangkaian MPLS kemudian ditutup melalui kegiatan bertajuk Gerbang Cahaya Masa Depan yang menampilkan kreativitas dan potensi para siswa.
Editor : Prayudianto