Sarasehan di Tuban Momentum Terciptanya Forum Kerja Sama Penguatan Jejaring Antar PT PGRI Se-Jatim
Menurutnya, gagasan-gagasan cemerlang dari berbagai daerah tidak boleh hanya sekadar wacana. Melainkan harus bisa diimplementasikan di lingkungan perguruan tinggi lainnya.
Secara spesifik, ia menyebut Universitas PGRI Ronggolawe Tuban sebagai kampus yang punya potensi besar untuk menerapkan berbagai inovasi yang dihasilkan.
Ia juga menekankan, meskipun inovasi tersebut berasal dari daerah yang kultur sosialnya berbeda, hal itu tidak akan menjadi masalah selama dilakukan penyesuaian dengan kondisi lokal.
“Inovasi lain bagus, bisa tidak di Universitas PGRI Ronggolawe Tuban dengan sedikit modifikasi sesuai ciri khas,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi Unirow, bahwa PB PGRI Pusat selalu mendorong kampus ini supaya terjadi transfer pengetahuan melalui Best Practice secara berkelanjutan dan adaptif. Mengingat setiap perguruan tinggi memiliki karakteristik, potensi lokal dan kebutuhan mahasiswa yang berbeda.
Di sisi yang sama, Ketua PGRI Jawa Timur, Dr. H. Djoko Adi Walujo, ST., MM., DBA., menilai penyelenggaraan Sarasehan di Tuban sebagai model kegiatan yang ideal.
Ia menyebut sesi Best Practice ini menjadi salah satu agenda spesial. Menurutnya momen sharing session antar pimpinan perguruan tinggi di bawah naungan PPLP PT dan YPLP PT PGRI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola lembaga pendidikan.
“agenda tukar pengalaman antar pimpinan dalam mengelola perguruan tinggi yang baik, ini akan memperkuat jati diri PGRI " ujar Dr. Djoko.
Editor : Prayudianto