Picu Laka Lantas, Kontraktor Proyek di Jalan Diponegoro Tuban Dinilai Abaikan Keselamatan Pengendara
TUBAN, iNewsTuban.id - Proyek drainase yang berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban memicu kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan pengendara motor terjatuh.
Akibat peristiwa tersebut kontraktor selaku penggarap proyek dinilai mengabaikan keselamatan pengendara lalu lintas. Bahkan, laka lantas itu juga sempat viral di media sosial yang menyatakan ada seorang ibu-ibu mengalami kecelakaan akibat pengerjaan proyek drainase.
"Betul kami menerima laporan bahwa di situ ada laka lantas, tapi setelah didatangi petugas ternyata sudah tidak ada," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPDA Rizky Dwi Prasetyo saat dikonfirimasi, Kamis (13/8/2026).

Rizky sapaan akrabnya menambahkan, hingga saat ini belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara korban terjatuh setelah melakukan pengereman mendadak.
“Mungkin korban jatuh karena ngerem mendadak menghindari sesuatu di lokasi pekerjaan,” ucapnya.
Rizky mengungkapkan, penggarap proyek sebenarnya sudah memasang sejumlah rambu peringatan di sekitar lokasi pekerjaan. Hanya saja, sisa material penebangan pohon belum sepenuhnya dibersihkan.
“Di situ sudah dipasang rambu peringatan, cuma pembersihannya saja yang belum dilakukan. Sisa-sisa kayu masih di tepi jalan,” jelasnya.
Ia menekankan, kepada pelaksana proyek agar memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama pekerjaan yang berada di sisi maupun badan jalan. Selanjutnya, meminta masyarakat yang melintas di kawasan proyek lebih meningkatkan konsentrasi dan berhati-hati untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

“Kami mengimbau kepada pelaksana proyek agar mematuhi ketentuan K3, khususnya pekerjaan yang berada di tepi jalan,” pungkasnya.
Sementara itu, Dodi (36) warga Kelurahan Sidorejo, Tuban membenarkan bahwa pada malam itu terjadi laka lantas yang menyebabkan seorang perempuan terjatuh akibat adanya tumpukan pohon dan ranting-ranting di bahu jalan.
Ia pun menilai bahwa penggarap proyek abai terhadap keselamatan pengendara jalan. Oleh sebab itu, ia meminta agar Dinas Pekerjaan Umum Tuban segera menegur pihak proyek agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Tadi juga pas lewat situ sudah lumayan tertata, ndak kayak kemarin malam masih banyak tumpukan kayu maupun ranting," paparnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi membenarkan jika ada laka lantas yang menimpa seorang PNS.

Setelah adanya kejadian itu PPK dan rekanan diwanti-wanti untuk lebih hati-hati dalam pelaksanaan di lapangan. Karena ruas jalan tersebut adalah kawasan sekolah dan pertokoan yang ramai.
"Saya juga sudah meminta kepada rekanan agar memasang rambu-rambu pengaman dan tanda hati-hati," pungkasnya.
Editor: Prayudianto