Normalnya satu kilogram jagung kering dikisaran harga Rp. 5.000 perkilogram, namun kini hanya berada dikisaran Rp. 4.100 perkilogramnya.
“karena endak ada hujan, sudah dua bulan tidak hujan. setengah bulan seharusnya panen, ini karena kering ya dipanen. harga jagung merosot sekitar Rp 4100, hasil panen pun ikut merosot. kalo bagus ladang ini bisa dua ton kini cuma lima kwintal saja, semuanya gagal panen hujannya endak ada. harapannya harga jagung stabil karena biaya pupuk mahal dan pupuk sulit,” ujar Nuryanti, petani jagung setempat.
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah di perbukitan kapur Kabupaten Tuban, hektaran tanaman jagung di lahan tadah hujan ini mengering dan terancam gagal panen kalau tidak dipanen dini.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait