Sembahyang Bersama Jadi Inti Perayaan Imlek di Kwan Sing Bio Kelenteng Terbesar di Asia Tenggara

Vian
Umat Tri Dharma saat bersembahyang di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. (Foto: Istimewa).

Ritual sembahyang dibagi dalam tiga tahapan. Pertama, umat menghadap ke laut sebagai simbol doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan berkah dan keselamatan.

Tahap kedua, doa dipanjatkan kepada para Dewa di Altar Utama Klenteng. Kemudian tahap ketiga, sembahyang dilakukan di Altar Tri Nabi, yang merepresentasikan ajaran Budha, Tao dan Konghucu.

 

 

“ini kita mau sembahyang bersama dalam acara peringatan malam tahun baru imlek. saya dari umat kwan sing tee see sendiri, iya. harapannya semoga ke depannya semakin sukses, sejahtera, sehat selalu, dilancarkan rezekinya,” ujar Maria Fransisca, Umat Klenteng Kwan Sing Bio.

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menandai pergantian shio menuju Kuda Api. Dalam filosofi Tionghoa, kuda melambangkan kebebasan dan energy, sementara api merepresentasikan semangat, kreativitas, serta transformasi.

Editor : Prayudianto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network