TUBAN, iNewsTuban.id - Banjir bandang yang menerjang Lima Kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meninggalkan lumpur di puluhan rumah serta fasilitas umum.
Petugas BPBD Tuban turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan asesmen dampak banjir, agar aktivitas warga dan kegiatan belajar mengajar segera kembali normal.
Pasca banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga sore hari, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Tuban melakukan kerja bakti pembersihan di sejumlah titik terdampak.
Banjir terjadi di lima kecamatan yaitu Merakurak, Tuban, Plumpang, Semanding dan Montong. Sedikitnya 80 rumah dan 6 fasilitas umum terdampak, termasuk sekolah dasar dan mushola.
Material lumpur yang terbawa arus banjir menutupi jalan desa, halaman sekolah dan sempat masuk ke tempat ibadah. Sejak pagi, petugas bersama warga membersihkan lumpur agar aktivitas segera kembali normal.
BPBD Tuban menerjunkan 20 personel dengan 4 armada untuk mempercepat proses pembersihan. Prioritas diberikan pada sekolah dasar agar siswa dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
“iya, material yang dibawa oleh banjir yang biasanya berdampak kepada jalan dan sd. kalau tidak kita bantu, nanti mereka tidak bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar. oleh karena itu kami mencoba untuk hari ini segera selesai,” ujar Sudarmaji, Kalaksa BPBD Tuban.
Selain pembersihan, petugas juga melakukan asesmen untuk menentukan langkah pemulihan bagi rumah warga yang rusak.
Diharapkan, proses pembersihan dapat selesai sebelum waktu berbuka puasa, sehingga warga bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
