“ini sangat bagus, untuk mewadahi para seniman untuk selalu merawat seni dan budaya agar tidak mati,” ujarnya.
Kedepan, Jarwoto juga akan menginisiasi gelaran bertajuk Supa Culture, dimana Supa adalah seorang Empu di era sebelum Majapahit dan sangat ternama di kala itu. Salah satu petilasan peninggalan Empu Supa ada di Desa Dermawu, Kecamatan Grabagan, Tuban.
“kita juga akan menggelar yang namanya Supa Culture, Supa adalah seorang empu pembuat pusaka yang sangat terkenal, salah satu petilasan atau tempat membuat pusaka itu ada di Grabagan, Tuban, ini juga harus kita lestarikan,” ucapnya.
Di akhir pementasan, Kidung Sale menampilkan kesenian jaranan yang diramu dengan teaterikal dipadu dengan atraksi Pantomim, api unggun melingkar dan di tengah-tengahnya penyair sedang baca puisi.
Di luar lingkaran, para lakon drama berpadu jaranan dan pantomim ini memainkan atraksi sembur api yang membawa suasana sangat magis terasa. Ratusan penontonpun bertepuk-tangan dibuatnya.
Editor : Prayudianto
Artikel Terkait
