Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Meski Sulit, Raja Mataram Berjanji Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Pangeran Diponegoro Mengamuk, Tewaskan Bupati Pacitan, Jogokaryo II, Padahal Baru Dilantik

Rabu, 06 November 2024 | 12:51 WIB
  • author Avirista Midaada
Pasukan Pangeran Diponegoro Mengamuk, Tewaskan Bupati Pacitan, Jogokaryo II, Padahal Baru Dilantik
Pangeran Diponegoro (foto: dok ist)

Mataram, iNewsTuban.id - BARU saja dilantik jadi Bupati Pacitan, Jogokaryo II tewas usai meladeni perlawanan pasukan pejuang. Konon perlawanan pasukan Pangeran Diponegoro memerangi Belanda dan kaum pribumi, yang berkoalisi melawan Belanda serta sekutunya. 

 

Di perlawanan itu, Bupati Pacitan yang konon pro Belanda tewas di tangan pasukan Pangeran Diponegoro, yang dianggap sebagai memberontak. Saat itu Pacitan memang masuk wilayah kekuasaan Keraton Yogyakarta usai beralih kekuasaan dari Kerajaan Mataram. 

 

Mas Sumodiwiryo atau yang akrab dengan Mas Tumenggung Jogokaryo II merupakan anak dari Bupati Pacitan sebelumnya Mas Tumenggung Jogokaryo. Suksesor pergantian kepemimpinan sempat terjadi di wilayah Pacitan, yang diputuskan oleh Keraton Yogyakarta.

 

Keputusan mengejutkan dari Keraton Yogyakarta itu mengakibatkan keterkejutan Jogokaryo I. Jogokaryo I mendengar Keraton Yogyakarta, dikutip dari buku "Kisah Brang Wetan : Berdasarkan Babad Alit dan Babade Nagara Patjitan", terjemahan Karsono Hardjoseputro, menggantinya dan menunjuk sang anak Mas Sumodiwiryo.

 

Tetapi keputusan Keraton Yogyakarta itu mau tidak mau, harus diikutinya. Bahkan penyiapan anak sulungnya Mas Karyodipuro, yang awalnya diskenariokan sebagai penerusnya tidak terwujud. Alhasil Mas Sumodiwiryo pun naik tahta menjadi Bupati Pacitan menggantikan ayahnya.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut