get app
inews
Aa Text
Read Next : Pasca Banjir, BPBD Tuban Kebut Pembersihan

Sembahyang Bersama Jadi Inti Perayaan Imlek di Kwan Sing Bio Kelenteng Terbesar di Asia Tenggara

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:09 WIB
header img
Umat Tri Dharma saat bersembahyang di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. (Foto: Istimewa).

TUBAN, iNewsTuban.id - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Kwan Sing Bio berlangsung sederhana dan khidmat. Klenteng yang dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara ini dipadati puluhan umat Tri Dharma untuk menggelar ritual sembahyang dan doa bersama.

Di momen pergantian shio menuju tahun Kuda Api, para umat memanjatkan harapan agar diberi kesehatan, kelancaran rezeki, serta kemajuan bagi Bangsa Indonesia di berbagai aspek kehidupan.

Pergantian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili diperingati umat Tri Dharma di berbagai penjuru dunia, termasuk di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

 

 

Suasana malam pergantian tahun terlihat lebih tenang. Tidak ada keramaian berlebih, hanya lantunan doa dan aroma hio yang terbakar mengiringi jalannya ritual. Halaman Klenteng yang biasanya dipadati umat dan pengunjung, kali ini terlihat lebih longgar.

Sekitar 50 umat mengikuti prosesi sembahyang bersama di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban. Perayaan tahun ini digelar secara sederhana, namun tetap berlangsung penuh makna dan kekhusyukan.

 

Ritual sembahyang dibagi dalam tiga tahapan. Pertama, umat menghadap ke laut sebagai simbol doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan berkah dan keselamatan.

Tahap kedua, doa dipanjatkan kepada para Dewa di Altar Utama Klenteng. Kemudian tahap ketiga, sembahyang dilakukan di Altar Tri Nabi, yang merepresentasikan ajaran Budha, Tao dan Konghucu.

 

 

“ini kita mau sembahyang bersama dalam acara peringatan malam tahun baru imlek. saya dari umat kwan sing tee see sendiri, iya. harapannya semoga ke depannya semakin sukses, sejahtera, sehat selalu, dilancarkan rezekinya,” ujar Maria Fransisca, Umat Klenteng Kwan Sing Bio.

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menandai pergantian shio menuju Kuda Api. Dalam filosofi Tionghoa, kuda melambangkan kebebasan dan energy, sementara api merepresentasikan semangat, kreativitas, serta transformasi.

Perpaduan keduanya diyakini membawa dorongan kuat untuk terus bergerak maju, penuh optimism, serta menghadirkan perubahan yang lebih baik di tahun yang baru.

“ritualnya kalau malam ini sembahyang bersama, umat-umatnya itu kan kita sembahyang bersama di sini untuk menyambut imlek. diikuti mungkin sekitar 50 ya hari ini dari tuban sendiri. sembahyang bersama ini saja ke... ya sembahyang bersama ya seperti biasa, ke mengucapkan syukur ke tuhan lalu ke para dewa itu. di sini enggak ada. ya kita hanya sembahyang bersama. iya, kan kita ada dua tempat. jadi kita di klenteng yang di tjoe ling kiong alun-alun, terakhir kita di kwan sing bio. untuk saat ini shio kuda api, maknanya untuk keberanian, semangat tinggi, dan dorongan untuk bergerak maju dan optimis. harapannya, kalau saya karena ini ya, khusus untuk klentengnya, semoga klenteng semakin maju, bisa terus berbagi untuk masyarakat sekitar, semakin banyak kegiatan sosial juga, dan umat dan pengunjung semakin banyak yang datang. dan untuk bangsa indonesia sendiri semoga semakin terus maju dan dapat membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan,” ungkap Liana, Staff Karyawan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban.

 

 

Pihak Klenteng berharap, di tahun yang baru ini, Klenteng Kwan Sing Bio Tuban dapat terus menjadi tempat ibadah yang membawa kedamaian, serta mampu meningkatkan kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar.

Meski perayaan tahun ini terlihat lebih sepi, semangat dan harapan para umat tetap menyala. Mereka meyakini, tahun Kuda Api akan menjadi momen untuk bangkit, bergerak maju dan membawa perubahan yang lebih baik bagi Indonesia.

Editor : Prayudianto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut