Tekankan Optimalisasi SILPA dan Peningkatan PAD, DPRD Tuban Kawal Pertanggungjawaban APBD 2025:
Sugiantoro melanjutkan , DPRD Kabupaten Tuban tetap mengapresiasi sinergi yang terbangun dengan pihak eksekutif, terutama dengan diraihnya kembali predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Pemkab Tuban atas laporan keuangan tahun 2025.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dalam rapat tersebut memaparkan realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp3,29 triliun dengan realisasi belanja sebesar Rp3,11 triliun. Angka tersebut menghasilkan surplus sebesar Rp187,9 miliar, dengan total SILPA tercatat di angka Rp485,69 miliar.
Bupati Lindra menjelaskan, nominal SILPA tersebut dipengaruhi oleh dinamika kebijakan, termasuk batalnya rencana peningkatan penghasilan ASN dan efisiensi anggaran dari hasil lelang kegiatan.
"Masukan dan kritik dari teman-teman DPRD sangat berharga bagi kami. Ini adalah bahan evaluasi agar perencanaan di tahun 2027 serta perubahan anggaran di tahun 2026 nanti bisa lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada masyarakat," ujar Bupati seusai rapat.
Setelah penandatanganan, dokumen Raperda akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan, sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi menjadi Peraturan Daerah.
Editor : Prayudianto