Teror Ribuan Lalat Hitam, Warga Tuwiri Wetan Tuban Desak Relokasi Kandang Ayam Bumdes
“diwarung saya banyak lalat banyak pelanggan yang komplen sejak ada kandang ayam di belakang. endak ada sosialisasi, setiap hari ada lalat. harapannya harus di pindah gitu aja biar lalatnya endak banyak. pelanggan juga menurun gara gara lalat ini,” ujar Rumiati, warga.
Sementara itu, di lokasi yang sama, Ketua Bumdes Tuwiri Wetan, Sagaf, membantah tuduhan warga. Ia mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah serta di balai desa. Dirinya pun bersikukuh untuk tetap mempertahankan kandang ayam tersebut di lokasi yang sama.

“keluane mungkin terkait lalat ya? iya. jadi memang kemarin itu ada lalat, mungkin sekitar 1 bulan lalu. dan itu sudah kami lakukan pembersihan, bisa dilihat itu, kami pinggirkan agar kotoran kering, agar larva-larva lalat itu mati di situ. kalau sosialisasi itu yang tahu prosesnya itu pak camat, karena seluruh bumdes itu nanti koordinasinya sama pak camat. ada dong, kan sudah musdes,” ungkap Sagaf, Ketua Bumdes Tuwiri Wetan.
Meski ada penolakan dari Ketua Bumdes, warga menegaskan akan terus mendesak dan berjuang hingga kandang ayam tersebut dipindahkan.
Warga khawatir, jika kandang tetap beroperasi di sana, teror lalat hitam ini akan terus mengancam kesehatan dan prestasi belajar anak anak mereka.
Editor: Prayudianto