get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Jalur Alternatif Pilihan Menarik Pendaki yang Ingin ke Gunung Rinjani

Broad Peak, Gunung Maut di Pakistan yang Tewaskan Nirmal Purja

Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:31 WIB
header img
Broad Peak Pakistan. (Foto: Instagram)

PAKISTAN, iNewsTuban.id - Nama Broad Peak mendadak menjadi sorotan dunia setelah tragedi longsoran salju yang merenggut nyawa pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal Purja, bersama sembilan pendaki lainnya pada akhir Juli 2026.

Nirmal Purja bukanlah pendaki biasa. Ia merupakan pemecah rekor dunia setelah berhasil menaklukkan seluruh 14 gunung dengan ketinggian di atas 8.000 meter hanya dalam waktu 189 hari. Namun, pengalaman dan segudang prestasi itu tak mampu mengalahkan ganasnya Broad Peak.

Tragedi tersebut menjadi pengingat bahwa gunung yang berada di Pakistan ini bukan sekadar salah satu puncak tertinggi di dunia, melainkan juga salah satu yang paling menantang dan berbahaya bagi para pendaki.

Lantas, seperti apa sebenarnya Broad Peak? Simak ulasan selengkapnya hanya di artikel ini.

Broad Peak, Gunung Tertinggi ke-12 di Dunia

Broad Peak berdiri megah di Pegunungan Karakoram, wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan, dekat perbatasan China.

Dengan ketinggian 8.051 meter di atas permukaan laut, Broad Peak menempati posisi sebagai gunung tertinggi ke-12 di dunia sekaligus masuk dalam daftar 14 gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 8.000 meter, atau yang dikenal sebagai eight-thousanders.

Lokasinya hanya berjarak sekitar delapan kilometer dari K2, gunung tertinggi kedua di dunia. Keduanya dipisahkan oleh sebuah celah pegunungan yang dikenal dengan nama Broad Col.

Nama Broad Peak diberikan oleh penjelajah asal Inggris, Martin Conway, pada 1892 karena puncaknya yang sangat lebar, membentang sekitar 1,5 kilometer. Masyarakat setempat menyebut gunung ini dengan nama Falchan Kangri.

Mengapa Broad Peak Dijuluki Gunung Maut?

Meski tidak setenar Everest atau seterjal K2, Broad Peak menyimpan berbagai ancaman yang membuat banyak pendaki profesional menaruh hormat pada gunung ini.

Editor : Prayudianto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut