Miris! Hidup Serba Kekurangan, Keluarga Tukang Becak di Tuban Justru Masuk Desil 6
Di dalam ruangan sempit dengan satu kamar dan satu kamar mandi ini, Rusmiati harus bertahan hidup bersama suaminya Sukri (64), serta anaknya yang masih berusia 11 tahun.
Dengan fisik yang mulai renta, Sukri hanya bisa menawarkan jasa sebagai tukang becak, dengan penghasilan tak pasti, yakni 30 hingga 50 ribu rupiah per hari.
Uang yang tak banyak itupun sering tak cukup hanya untuk membeli beras dan biaya sekolah anaknya. Rusmiati sendiri hanya bisa pasrah menjadi ibu rumah tangga sambil merawat beberapa ekor ayam di pekarangan.
Mereka tidak memiliki aset dengan nilai jual sama sekali, tidak memiliki sawah, apalagi hewan ternak besar seperti sapi. Untuk makan sehari-hari pun mereka harus memutar otak kencang.
Editor: Prayudianto